EFEK EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH NAGA MERAH TERHADAP FAGOSITOSIS BAKTERI OLEH MONOSIT

  • Muhammad Raihan Ramdhan Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
  • Nurjanah Sriyanti Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
  • Sri Betha Putri Program Studi Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
  • Fauzia Rahma Cahyani Program Studi Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
  • Iis Herawati Teknologi Laboratorium Medis Universitas Jenderal Achmad Yani, Cimahi, Jawa Barat, Indonesia
  • Eko Fuji Ariyanto Divisi Biokimia dan Biologi Molekuler Departemen Ilmu Kedokteran Dasar Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Indonesia

Abstract

Prevalensi penyakit infeksi di Indonesia masih tinggi, di antaranya Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) 9,3% dan diare 8%. Penyakit infeksi menjadi penyebab kematian kedua tertinggi pada kelompok usia > 55 tahun setelah penyakit pada sistem peredaran darah. Buah naga merah (Hylocereus lemairei (Hook.) Britton & Rose) memiliki manfaat bagi kesehatan, namun saat ini kulit buah naga merah belum dimanfaatkan. Ekstrak etanol kulit buah naga juga telah diketahui berpotensi sebagai antioksidan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ekstrak kulit buah naga merah terhadap fagositosis bakteri oleh monosit. Penelitian dilakukan dengan tahapan: pembuatan ekstrak etanol kulit buah naga merah, pengambilan sampel darah manusia dan isolasi peripheral blood mononuclear cells (PBMC) dan monosit, pemberian ekstrak etanol kulit buah naga merah ke dalam sumuran monosit, pengujian bakteri uji menggunakan Staphylococcus aureus ATCC 29213 dan Escherichia coli ATCC 25922, pengambilan dan pengkulturan bakteri uji, dan penghitungan jumlah koloni bakteri yang tumbuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kulit buah naga merah dengan konsentrasi 10 μg/ml menghasilkan efek yang paling besar dalam meningkatkan jumlah S. aureus yang difagositosis, yaitu sebesar 4,31% dan ekstrak dengan konsentrasi 5 μg/ml meningkatkan jumlah E. coli yang difagositosis sebesar 1,26%. Analisis statistik tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna antargrup (p > 0,05). Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol kulit buah naga merah tidak memberikan efek yang bermakna terhadap fagositosis bakteri oleh monosit.


Kata kunci : Bakteri, ekstrak kulit buah naga, fagositosis, immunomodulator, monosit


DOI : 10.35990/mk.v5n4.p412-423

References

1. Kementerian Kesehatan RI. Laporan Riskesdas 2018 [Internet]. Laporan Nasional Riskesdas 2018. 2018. p. 149. Available from: http://www.yankes.kemkes.go.id/assets/downloads/PMK No. 57 Tahun 2013 tentang PTRM.pdf
2. Kementerian Kesehatan RI. RISKESDAS 2013. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Jakarta; 2013.
3. Muhammad K, Nur NI, Gannasin SP, Mohd. Adzahan N, Bakar J. High methoxyl pectin from dragon fruit (Hylocereus polyrhizus) peel. Food Hydrocoll. 2014;42(P2):289–97.
4. Wahdaningsih S, Wahyuono S, Riyanto S, Murwanti R. Β-sitosterol of red dragon fruit (Hylocereus polyrhizus) and its response to macrophage and nitric oxide. Indones J Pharm. 2021;32(3):399–407.
5. Kusumastuti DM, Cholid Z, Adriatmoko W. Pengaruh ekstrak kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) terhadap waktu perdarahan (bleeding time) pada mencit strain Balb-C. STOMATOGNATIC - J Kedokt Gigi. 2021;18(2):61–4.
6. Chia SL, Chong GH. Effect of drum rrying on physicochemical characteristics of dragon fruit peel (Hylocereus polyrhizus). Int J Food Eng. 2015;11(2):285–93.
7. Ortiz-Hernández YD, Carrillo-Salazar JA. Pitahaya (Hylocereus spp.): a short review. Comun Sci. 2012;3(4):220–37.
8. Hernawati, Setiawan NA, Shintawati R, Priyandoko D. The role of red dragon fruit peel (Hylocereus polyrhizus) to improvement blood lipid levels of hyperlipidaemia male mice. J Phys Conf Ser. 2018;1013(1):1–5.
9. Eka Y, Hendarto H, Widjiati. Effect of Hylocereus polyrhizus rind extract toward interleukin-1β, vascular endothelial growth factor expression, endometriosis implant area. Int J Pharm Clin Res. 2017;9(8):617–21.
10. Putri NKM, Gunawan I, Suarsa I. Aktivitas antioksidan antosianin dalam ekstrak etanol kulit buah naga super merah (Hylocereus costaricensis) dan analisis kadar totalnya. J Kim. 2015;9(2):243–51.
11. Pribadi YS, Sukatiningsih, Sari P. Formulasi tablet effervescent berbahan baku kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) dan buah salam (Syzygium polyanthum [Wight.] Walp). Berk Ilm Pertan. 2014;1(4):86–9.
12. Nurliyana, Zahir S, Suleiman M, Aisyah, Rahim K. Antioxidant study of pulps and peels of dragon fruits : a comparative study. Int Food Res J. 2010;17:367–75.
13. Rios J. Effects of triterpenes on the immune system. J Ethnopharmacol. 2010;128:1–14.
14. Huang H, Jiang Y. Chemical composition of the cuticle membrane of pitaya fruits (Hylocereus polyrhizus). Agriculture. 2019;9:1–11.
15. Wahdaningsih S, Wahyuono S, Riyanto S, Murwanti R. Terpenoid-lupeol of red dragon fruit (Hylocereus polyrhizus) and its immunomodulatory activity. Pak J Pharm Sci. 2020;33(2):505–10.
16. Wahdaningsih S, Wahyuono S, Riyanto S, Murwanti R. Lymphocyte proliferation and nitric oxide-producing activities of lupeol isolated from red dragon fruit (Hylocereus polyrhizus) extract. Mol Cell Biomed Sci. 2021;5(1):8–12.
17. Smith NC, Rise ML, Christian SL. A comparison of the innate and adaptive immune systems in cartilaginous fish, ray-finned fish, and lobe-finned fish. Front Immunol. 2019;10.
18. Abbas AK, Lichtman andrew H, Pillai S. Basic immunology : functions and disorders of the immune system. Fifth Edit. Missouri: Elsevier; 2016.
19. Monie TP. The innate immune system. The Innate Immune System. London: Academic Press; 2012.
20. Devagaran T, Diantini A. Senyawa immunomodulator dari tanaman. Students e-Journals. 2012;1(1).
21. Rahman H, Aldi Y, Mayanti E. Aktifitas imunomodulator dan jumlah sel leukosit dari ekstrak kulit buah naga merah (Hylocereus lemairei (Hook.) Britton & Rose) pada mencit putih jantan. J Farm Higea. 2016;8(1):44–58.
22. Herawati I, Husin UA, Sudigdoadi S. Pengaruh ekstrak etanol propolis terhadap aktivitas dan kapasitas fagositosis pada kultur makrofag yang diinfeksi Enteropathogenic Escherichia coli (EPEC). Maj Kedokt Bandung. 2015;47(2).
Published
2022-12-31
How to Cite
RAMDHAN, Muhammad Raihan et al. EFEK EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH NAGA MERAH TERHADAP FAGOSITOSIS BAKTERI OLEH MONOSIT. Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, [S.l.], v. 5, n. 4, p. 412-423, dec. 2022. ISSN 2655-6537. Available at: <http://medikakartika.unjani.ac.id/medikakartika/index.php/mk/article/view/304>. Date accessed: 02 feb. 2023.