HUBUNGAN POSTUR TUBUH DAN LAMA BERDIRI DENGAN KEJADIAN LOW BACK PAIN PADA PEKERJA DI CIKARANG

  • Mayang Ameilia Putri UPN Veteran Jakarta
  • Mila Citrawati
  • Riezky Valentina Astari

Abstract

Low back pain (LBP) merupakan sebuah sindrom klinis ditandai dengan timbulnya gejala nyeri di sekitar punggung bawah yang tanpa atau dapat disertai penjalaran pada tungkai bawah. Posisi tidak ergonomis seperti membungkuk, memiringkan badan, dan posisi menggapai atau berlutut yang dapat menyebabkan beberapa dampak, salah satunya LBP. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan postur tubuh dan lama berdiri dengan kejadian LBP pada pekerja bidang produksi dan logistik di Cikarang. Penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan desain penelitian potong lintang karena membahas dua variabel (independen dan dependen) selanjutnya diobservasi atau diukur hanya sekali pada setiap variabel dalam waktu yang sama. Sampel penelitian berjenis kelamin lakilaki, berjumlah 62 responden, berusia 18-40 tahun dengan kata lain termasuk kriteria inklusi dan teknik pengambilan sampel berupa simple random sampling. Analisis postur tubuh menggunakan Rapid Entire Body Assessment (REBA), untuk lokasi serta pengukuran intensitas nyeri LBP menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) dan Numeric Rating Scale (NRS), analisis bersifat kuantitatif karena didasarkan pada skala yang tersedia pada kategori setiap instrumen penelitian. Hasil uji Fisher hubungan postur tubuh dengan kejadian LBP diperoleh nilai signifikansi p=1,000 (p> 0,05) dan untuk lama berdiri dengan kejadian LBP didapatkan nilai signifikansi p=0,067 (p> 0,05). Kesimpulan hasil tersebut tidak terdapat hubungan antara postur tubuh dan lama berdiri dengan kejadian LBP pada pekerja. Hal ini dapat dipengaruhi usia pekerja yang dominan termasuk kategori usia produktif sehingga sifat fisiologis otot masih sangat menunjang produktivitas kerja. Selain itu disela-sela kegiatan, para pekerja dapat leluasa melakukan peregangan minimal pada tubuhnya sehingga kekakuan pada otot di sekitar punggung bawah dapat dihindari.


DOI : 10.35990/mk.v4n4.p331-342

References

Bernstein, IA, Malik, Q, Carville, S & W. Low Back Pain and Sciatica: Summary of NICE Guidance. Br Med J [Internet]. 2017;356:10–3.
2. Herlambang A. Hubungan Indeks Massa Tubuh ( IMT) dengan Potensi Low Back Pain (LBP) pada Pasien di Puskesmas Dinoyo Kota Malang. UMM Institutional Repos [Internet]. 2018;3.
3. Siti Harwanti, Nur Ulfah PJN. Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Low Back Pain (LBP) pada Pekerja di Home Industri Batik Sokaraja Kabupaten Banyumas. J Kesmas Indones [Internet]. 2018;10:109–23.
4. Hari Peni Julianti, Nita Arisanti KM. Faktor Determinan Sosial Dan Fungsi Keluargayang Berhubungan Dengan Kualitas Hidup Penderita Nyeri Punggung Bawah Lanjut Usia. Media Med Muda [Internet]. 2018;2(2):69–74.
5. Massimo Allegri, a, Silvana Montella, Fabiana Salici, Adriana Valente, Maurizio Marchesini, Christian Compagnone, Marco Baciarello, Maria Elena Manferdini GF. Mechanisms of low back pain: a guide for diagnosis and therapy. F1000Research[Internet]. 2016;5:1–11.
6. Ad, Furlan, Giraldo, M, Baskwill, A, Irvin, E, & Imamura M. Massage for Low-Back Pain (Review) Summary Of Findings For The Main Comparison. Cochrane Database Syst Rev [Internet]. 2015;9:15–23.
7. K K. Prevalensi Keluhan Low Back Pain (LBP) pada Petani di Wilayah Kerja UPT Kesmas Payangan Gianyar April 2015. Open Access Peer Rev Multidiscip J Sci Med Res [Internet]. 2016;5:49–59.
8. Andini F. Risk Factors of Low Back Pain In Workers. Risk Factors Low Back Pain Work J Major | [Internet]. 2015;4:12.
9. Wijayanti F, Ramadhian MR, Saftarina F, Cania E. Kejadian Low Back Pain ( LBP ) pada Penjahit Konveksi di Kelurahan Way Halim Kota Bandar Lampung The Incidence of Low Back Pain at Tailor Convection in Housing Way Halim Bandar Lampung. J Kedokt [Internet]. 2019;8:82–8.
10. Jalajuwita RN, Paskarini I. Hubungan Posisi Kerja Dengan Keluhan Muskuloskeletal Pada Unit Pengelasan Pt. X Bekasi. Indones J Occup Saf Heal [Internet]. 2015;4(1):33.
11. Schwartz AH, Albin TJ, Gerberich SG. Intra-rater and inter-rater reliability of the rapid entire body assessment (REBA) tool. Int J Ind Ergon [Internet]. 2019;71(January):111–6.
12. Restuputri DP. Metode REBA Untuk Pencegahan Musculoskeletal Disorder Tenaga Kerja. J Tek Ind [Internet]. 2017;18(1):19.
13. Al Madani D, Dababneh A. Rapid entire body assessment: A literature review. Am J Eng Appl Sci [Internet]. 2016;9(1):107–18.
14. Ramdani A. Hubungan antara Posisi Kerja dan Masa Kerja Terhadap Kejadian Low Back Pain pada Penambang Belerang di Gunung Ijen. Univ Muhammadiyah Malang Institutional Repos [Internet]. 2018
15. Herfia QK. Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kualitas Hidup pada Lanjut Usia di Panti Jompo Malang. Univ Muhammadiyah Malang Institutional Repos [Internet]. 2019;32–40.
16. Indonesia I. Laporan Ketenagakerjaan Indonesia 2017 [Internet]. 2017.
17. Aziz RA, Adeyemi AJ, Kadir AZA, Rohani JM, Rani MRA. Effect of Working Posture on Back Pain Occurrence among Electronic Workers in Malaysia. Procedia Manuf [Internet]. 2015;2(February):296–300.
Published
2021-10-25
How to Cite
PUTRI, Mayang Ameilia; CITRAWATI, Mila; ASTARI, Riezky Valentina. HUBUNGAN POSTUR TUBUH DAN LAMA BERDIRI DENGAN KEJADIAN LOW BACK PAIN PADA PEKERJA DI CIKARANG. Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, [S.l.], v. 4, n. 4, p. 331-342, oct. 2021. ISSN 2655-6537. Available at: <http://medikakartika.unjani.ac.id/medikakartika/index.php/mk/article/view/120>. Date accessed: 06 dec. 2021.