AUTHOR GUIDELINE

PEDOMAN PENULISAN JURNAL MEDIKA KARTIKA

PETUNJUK UMUM

Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Medika Kartika (MK) adalah publikasi ilmiah berkala yang terbit empat kali dalam setahun yaitu setiap bulan Maret, Juni, September, dan Desember. Jurnal Medika Kartika menerima artikel hasil penelitian, laporan kasus, telaah pustaka (review), dan topik-topik lain yang relevan dengan bidang kedokteran dan kesehatan.

Artikel penelitian berisi hasil penelitian dalam bidang ilmu kedokteran dan kesehatan. Format teks dibuat dengan sistematika judul, abstrak, pendahuluan, bahan dan metode, hasil dan pembahasan, kesimpulan, konflik kepentingan, ucapan terima kasih, dan daftar pustaka.

Telaah pustaka (review) merupakan kaji ulang artikel mengenai topik ilmu kedokteran dan kesehatan yang mutakhir. Format penulisan tinjauan pustaka terdiri atas judul, abstrak, pendahuluan, bagian isi (terdiri dari sub judul), pembahasan, kesimpulan konflik kepentingan, ucapan terima kasih, dan daftar pustaka.

Laporan kasus berisi artikel mengenai kasus di klinik yang menarik dan perlu dipublikasikan di kalangan sejawat. Format penulisan laporan kasus terdiri atas judul, abstrak, pendahuluan, bagian isi (terdiri dari kasus dan tatalaksana kasus), pembahasan, kesimpulan. konflik kepentingan, ucapan terima kasih, dan daftar pustaka.

Naskah yang dikirim belum pernah dipublikasikan atau sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di jurnal, majalah, atau penerbitan lainnya. Naskah lengkap yang sudah dipresentasikan dan dimuat dalam prosiding tetapi belum diterbitkan dapat diterima atau mendapat izin dari penerbitnya bila prosiding sudah diterbitkan. Isi artikel yang disubmisi harus telah dibaca dan disetujui oleh semua penulis yang tercantum dalam artikel melalui Perjanjian Publikasi Artikel Ilmiah.

Naskah akan dibahas oleh para pakar dalam bidang keilmuan yang bersangkutan (sistem peer-review). Naskah yang memerlukan perbaikan akan dikembalikan kepada penulis untuk diperbaiki. Naskah penelitian yang diterbitkan harus memperoleh persetujuan dari komite etik atau mempertimbangkan aspek etik yang dapat dipertanggungjawabkan. Naskah yang dimuat adalah hasil seleksi yang telah disetujui Dewan Redaksi.

PENULISAN NASKAH

Naskah lengkap ditulis mengikuti tata cara sesuai dengan “Uniform requirement for manuscripts submitted to biomedical journals”, yaitu “The Vancouver  style”  edisi keempat yang dimuat di BMJ 1991; 302: 338-41. Naskah dalam bahasa Indonesia harus mengikuti Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI), pedoman pembentukan istilah, dan kamus-kamus istilah. Penggunaan istilah kedokteran dalam bahasa Indonesia sesuai dengan “Pembinaan bahasa Indonesia dalam dunia kedokteran” yang dimuat dalam “MKI 2002; 52: 75-82”

Naskah disubmisi dalam bentuk file Word (.doc). Naskah diketik dalam bahasa Indonesia pada kertas berukuran 21,5 x 29,7 cm (A4), jenis huruf Times New Roman 12, jarak 1,5 spasi, batas kiri 3 cm, atas 3 cm, kanan 2 cm, bawah 2 cm, dan panjang tulisan tidak kurang dari 10 halaman dan tidak lebih dari 12 halaman. Setiap halaman diberi nomor secara berurutan dimulai dari halaman judul sampai halaman terakhir.

JUDUL

Halaman judul berisi judul makalah, nama penulis, lembaga afiliasi penulis serta nama dan alamat email korespondensi. Judul (ditulis dengan huruf kapital) harus singkat dan jelas. Jumlah kata dalam judul 12-15 kata, memuat kata-kata kunci. Judul tidak memuat  singkatan, rumus atau jargon. Judul tidak menggunakan kata “pengaruh’, “studi”, “beberapa”, “pengamatan pada”. Pada judul tidak ada metafora seperti puisi atau peribahasa.

Urutan nama penulis harus sudah disepakati. Nama penulis ditulis tanpa gelar di bawah judul. Penulis bertanggungjawab penuh terhadap isi naskah. Tetapkan penulis korespondensi (beri tanda *).

Nama institusi, alamat institusi, alamat email semua penulis ditulis di bawah nama penulis. Alamat korespondensi ditulis lebih lengkap untuk penulis korespondensi.

ABSTRAK

Abstrak ditulis secara singkat dan jelas dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Abstrak dibuat dalam satu paragraf dengan maksimum 250 kata. Abstrak laporan penelitian terdiri atas latar belakang dan tujuan penelitian (Introduction, the objectives of the Investigation), metode penelitian (Methods used, including statistics), hasil penelitian (Results) dan diskusi serta simpulan  (And Discussion, including conclusion) (IMRAD) sedangkan abstrak naskah lainnya dibuat dalam bentuk ringkasan. Tidak ada pengacuan ke tabel, ilustrasi atau rujukan. Singkatan harus dijelaskan. Di bawah abstrak, terpisah oleh spasi ditulis 3-5 kata kunci  (keyword) yang diketik sesuai urutan abjad dan huruf kecil. jika mungkin menggunakan istilah yang termuat dalam tesaurus yang sesuai seperti Medical Subject Headings (MeSH) bisa dilihat di: http://www.nlm.nih.gov/mesh/MBrowser.html

Hal ini diperlukan untuk komputerisasi sistem informasi ilmiah. Abstrak dalam Bahasa Inggris diketik miring.

PENDAHULUAN

Pendahuluan berisi uraian ringkas tentang alasan mengapa dilakukan penelitian atau penulisan (latar belakang penelitian atau penulisan). Pendahuluan memuat tujuan penelitian dan status ilmiah dewasa ini. Cantumkan hipotesis kalau ada. Pendahuluan maksimal 2-3 paragraf.

BAHAN DAN METODE

Bahan dan metode berisi uraian ringkas tentang subjek penelitian, tempat dan waktu penelitian, bahan pemeriksaan, prosedur penelitian, metode pemeriksaan, dan metode statistik yang digunakan serta persetujuan etik untuk penelitian uji preklinik dan uji klinik termasuk nomor surat persetujuan etik/surat rekomendasi etik dan melampirkan surat rekomendasi tersebut di lampiran. Bahan dan metode ditulis rinci sehingga percobaan tersebut dapat diulang. Jika metode mengacu pada prosedur standar, tulis standarnya.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Hasil disajikan secara bersistem sesuai tujuan penelitian/hipotesis. Hasil dipresentasikan secara runtut dalam bentuk narasi, tabel, dan ilustrasi. Narasi jangan mengulang semua isi tabel dan ilustrasinya, tetapi ditekankan pada hal-hal penting atau yang perlu mendapat pembahasan.

Satuan dan singkatan menggunakan Sistem Internasional (SI). Semua tata nama, singkatan dan simbol yang tidak lazim harus diberi keterangan langsung sesudahnya dalam tanda kurung.

Pembahasan ditujukan pada aspek penting dan baru dalam penelitian, jangan mengulang secara rinci atas materi yang sudah ditulis dalam pendahuluan. Pembahasan dari setiap aspek disertai dengan kesimpulan, yang dihubungkan dengan penelitian-penelitian lain yang relevan. Pada pembahasan tercantum argumentasi logis dalam menafsir dan memberi implikasi serta menyampaikan keterbatasan penelitian. Dalam hal ini lebih menekankan aspek baru (up to date, referensi kurang dari 10 tahun). 

GAMBAR DAN TABEL

Gambar yang dimaksud dalam naskah ini dapat berupa gambar, grafik, diagram, atau skema. Gambar diletakkan di tengah halaman dan diberi jarak satu spasi antara gambar dan teks di atasnya. Judul gambar diletakkan di bawah gambar, dapat berupa satu kalimat atau lebih yang diketik dalam satu spasi. Pengetikan judul gambar diawali dengan huruf kapital di awal kalimat yang diakhiri dengan tanda titik. Apabila dalam gambar terdapat simbol, maka harus diberikan keterangan dari simbol tersebut. Ukuran simbol dan keterangannya harus proporsional dengan ukuran gambar dan dapat dibaca dengan jelas. Setiap gambar yang terdapat dalam tulisan harus dirujuk di dalam naskah di baris bawah judul gambar (Dikutip dari: Penulis, Tahun). Seperti contoh di bawah ini.

(kosong satu spasi dengan teks di atasnya)

 

Gambar 1 Metabolisme asam nukleat.

Dikutip dari: Harper,202010

Gambar harus dirujuk sekurang-kurangnya satu kali dalam teks sebelumnya, misalnya “....metabolisme asam nukleat (Gambar 1)”. Keterangan gambar (legenda) dibuat dengan jelas, mencakup: nomor gambar, judul, dan keterangan singkat hingga dapat dimengerti bila dibaca terlepas dari teks. Bila gambar tersebut suatu kutipan, cantumkan sumbernya di bawah keterangan gambar. Gambar dalam format jpg, tif, ppt atau gif. File foto dikirimkan bersamaan dengan file teks. Jumlah gambar maksimal 6 buah.

Judul tabel diletakkan di atas tabel dengan jarak pengetikan 1 spasi. Pengetikan judul tabel diawali dengan huruf kapital di awal kalimat tanpa diakhiri dengan tanda titik. Apabila dalam tabel terdapat simbol, maka harus diberikan keterangan dari simbol tersebut di bawah tabel. Setiap tabel yang terdapat dalam tulisan harus dirujuk di dalam naskah. Catatan kaki pada tabel merupakan simbol non-numerik seperti *, †, dan ‡ sebagai petunjuk catatan kaki diletakkan pada bagian tabel yang memerlukan informasi tambahan tersebut. Setiap tabel yang terdapat dalam tulisan tinjauan pustaka harus dirujuk di dalam naskah di bagian bawah kiri tabel (Dikutip dari: Penulis, Tahun). Seperti contoh di bawah ini.

(kosong satu spasi dengan teks di atasnya)

Tabel 1 Definisi operasional

Dikutip dari: Papas, 201912

 

(kosong dua spasi dengan teks di bawahnya)

Pembuatan garis dalam pengetikan tabel, garis hanya dibuat untuk garis horizontal luar; sedangkan garis horizontal dalam tidak dibuat; garis vertikal baik bagian luar maupun dalam tidak dibuat. Jenis huruf tabel Times New Roman 11, jarak 1 spasi. Jumlah tabel maksimal 6 buah.

KESIMPULAN

Kesimpulan dalam satu paragraf diambil sesuai dengan tujuan penelitian atau penulisan. Saran apabila dianggap perlu dapat dicantumkan berkaitan dengan penelitian atau penulisan itu sendiri

KONFLIK KEPENTINGAN

Pernyataan penulis bahwa tidak terdapat konflik kepentingan dalam artikel ilmiah yang ditulis

UCAPAN TERIMAKASIH

Ucapan terima kasih disampaikan kepada para profesional yang telah membantu penelitian dan penyusunan makalah, pemberi dana, bahan dan sarana penelitian, serta sponsor yang terkait.

DAFTAR PUSTAKA

Kepustakaan harus relevan, mutakhir dan dari acuan primer dan menggunakan aplikasi sitasi dan referensi Mendeley. Kepustakaan minimal 20 referensi dan sebaiknya tidak lebih dari 10 tahun terakhir, 80% dari acuan primer (jurnal). Penulisan kepustakaan mengacu pada “Vancouver styledengan pencantuman nomor sesuai dengan ‘urutan kemunculan” dalam teks. Penulisan sumber kepustakaan ditulis menggunakan angka dan diketik superscript” setelah “tanda titik” tanpa jarak/spasi sesuai dengan penggunaan urutan kepustakaan. (contoh: …….di negara berkembang.1,2,3)

Penulisan judul baik buku maupun makalah ditulis huruf besar hanya pada awal kata pertama, nama orang, tempat, atau singkatan. Nama penulis ditulis nama famili diikuti singkatan nama depannya, kecuali  untuk  penulis Indonesia maka sesuaikan kebiasaan penulis tersebut. Jumlah penulis kurang atau sama dengan 6 ditulis semuanya, apabila lebih dari 6 ditulis 6 penulis pertama kemudian diikuti dengan kata  dkk atau “et al yang diketik miring (italic). Nama jurnal atau majalah disingkat sesuai dengan aturan dalam “Index Medicus

Hindari penggunaan abstrak sebagai rujukan. Untuk materi yang telah dikirim untuk publikasi tetapi belum diterbitkan harus dirujuk dengan menyebutkannya sebagai pengaman yang belum dipublikasi (unpublished observations). Makalah yang telah diterima untuk publikasi tetapi belum terbit, pada kepustakaan ditulis dengan kata “in press”.

 Format penulisan daftar pustaka : 

1. Makalah : nama penulis-tanda titik-judul makalah-tanda titik-nama jurnal/majalah/ proceeding-tanda koma-tahun-tanda titik koma-volume-tanda titik dua-halaman-tanda titik

2. Teks book :

2.1 Penulis perseorangan: :

Nama pengarang-tanda titik-nama buku-tanda titik-edisi-tanda titik-kota penerbit-tanda titik dua-nama penerbit-tanda koma-tahun-tanda titik.

2.2 Penulis Editor :

Nama pengarang-tanda titik-judul bab/sub bab- tanda titik-In:-nama editor-tanda koma- Ed/Eds-tanda titik-nama buku-tanda titik-edisi-tanda titik-kota penerbit-tanda titik dua-nama penerbit-tanda koma-tahun-tanda titik dua-halaman-tanda titik.

3. Organisasi, sebagai penulis dan penerbit : 

Nama organisasi-tanda titik-judul artikel- tanda titik-nama buku/jurnal-tanda koma-tahun-tanda titik dua-halaman-tanda titik.

4. Artikel

Nama pengarang-tanda titik-judul artikel- tanda titik-nama jurnal-tanda koma-tahun-tanda titik koma-volume-tanda kurung-nomor-tanda kurung tutup-tanda titik dua-halaman-tanda titik.

5. Disertasi/Tesis/Skripsi

Nama pengarang-tanda titik-judul disertasi/tesis/skripsi-tanda siku-Disertasi/Tesis/Skripsi-tanda siku-tanda titik-nama kota-titik dua-nama universitas-tanda titik koma-tahun-tanda titik.

 6. Materi Elektronik

Nama pengarang-judul-tanda titik- website-tanda siku-update-tanggal-bulan-tahun-titik koma-sitasi-tanggal-bulan-tahun-tanda siku-tanda titik-available from-http://www.......-tanda titik.

Contoh penulisan :

  1. Soemantri S. Masalah penyakit tuberkulosis di Indonesia dan pemberantasannya. Disampaikan pada Hari Tuberkulosis Sedunia tanggal 24 Maret 1999. RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. 1999.
  2. Paterson PY. Infection in the compromised host. In: Youmans GP, Paterson PY,  Herbert  M, Eds. The biologic and clinical basis of infectious diseases. 3rd ed. Philadelpia London Toronto: W.B. Saunders Company, 1985: 502-9.
  3. WHO-ISH (International Society of Hypertention). Guidelines for the management of hypertention. J Hypert,1999;11:905-18
  4. British Thoracic Society. Pulmonary Rehabilitation. Thorax, 2001:834-42.
  5. Jacobs DS, DeMott WR, Finley PR, Kasten BL, Tilzer LL, Trema PR, et al. Laboratory test handbook. 3rd ed. Hudson: Lexi-Comp Inc, 1994.
  6. Chang CL, Lee EY, Son HC, Park SK. Evaluating the usefulness of the ICT tuberculosis test kit for the diagnosis of tuberculosis. J Clin Pathol, 2000; 53:10-7.
  7. Hood VL, Tannen RL. Protection of acid base balance by pH regulation of acid production. N Eng J Med, 1998;339(12):819-26
  8. Pinteric L. Tomato pest management guidelines. University of California [update 2 Nov 2015; sitasi 17 Nov 2018]. Available from http://www.ipm.ucdavis.edu/PMG/selectnewpest.tomatoes.html.)

SUBMISI ARTIKEL

Naskah yang dikirimkan harus disertai surat pengantar (covering letter) yang ditanda tangani oleh semua penulis dalam artikel. Penulis dapat mensubmisi artikel secara elektronik dengan mengirimkan artikel ke website http://medikakartika.unjani.ac.id/index.php/mk/about/submissions atau email ke alamat jurnal.medikakartika@gmail.com.